Bagi yang mengalami cuti panjang di Rumah Sakit ( karena sakit tentunya), untuk kembali beraktivitas mengemudi haruslah diperlukan penyesuaian diri.  Kondisi fisik dan mental haruslah benar-benar disiapkan.
Menurut dr. Andrian Tio, Manager operasional International SOS Assistance Jakarta, mengapa demikian ? karena mengemudi bisa dibilang bukan kegiatan ringan yang tanpa resiko. Lebih-lebih bagi yang sembuh dari penyakit "serius".

     Kegiatan mengemudi juga tidak bisa dibilang berat.  Walaupun demikian, tetap perlu diwaspadai bobot kerjanya.  Tidak semua pengemudi yang baru sembuh dari sakit bisa langsung tancap gas, karena perlu penyesuaian, adaptasi langkah-langkah medis.


     Tiga kategori penyakit yaang berpengaruh terhadap kinerja mengemudi bisa kita kelompokkan, Ringan, Sedang dan Berat Bagi penderita Influenza atau maag, tentu masih tergolong ringan, karena begitu sembuh biasanya stamina langsung normal kembali.  Lain lagi bagi yang baru sembuh dari penyakit "serius" seperti Demam Bardarah atau Tifus, karena begitu sembuh kondisi tubuh tidak angsung fit seperti biasanya, namun masih perlu perawatan medis secara intensif.  Refleks juga tidak langsung normal karena terlalu lama istirahat alias kurang gerak.

      Penyakit ( kambuhan ) gimjal dan lever (hepatitis A/B/C) misalnya, bagi penderita yang sudah sembuh namun belum pulih total, untuk mengembalikan stamina sebelum mengemudi, dibutuhkan sekurang-kurangnya seminggu, namun hal ini juga tergantung fisik tiap orang yang tidak sama.

     Kalau memang pemulihanya cepat, silahkan saja menyetir mobil, tetapi juga diingat jangat terlalu letih.  Diperlukan kesadaran untuk mendeteksi diri kapan si pengemudi harus berhenti mengemudi.  Alarm tubuh yang ditandai dengan perubahan kondisi tubuh seperti keringat dingin, pening atau perasaan mual merupakan isyarat umum yang harus segera tindakan lanjutan berhenti mengemudi atau istirahat.

     Namun kenyataan dimasyarakt sehari-hari, tidakjarang banyak pengemudi yang tidak ambil pusing dengan resiko penyakit yang dideritanya.  Alasanya, karena tuntutan pekerjaan.  Tanpa melakukan check up ulang, tidak mustahil penyakit berat yang dideritanya kambuh lagi...

Sumber ; Kumpulan Tips Otomotif Jan"2000



Next
This is the most recent post.
Posting Lama

0 komentar: